{"id":7346,"date":"2025-10-17T22:26:19","date_gmt":"2025-10-17T20:26:19","guid":{"rendered":"https:\/\/wycliffe.net\/?p=7346"},"modified":"2025-10-18T02:08:56","modified_gmt":"2025-10-18T00:08:56","slug":"cerita-yang-sedang-ditulis-oleh-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/2025\/10\/17\/cerita-yang-sedang-ditulis-oleh-tuhan\/","title":{"rendered":"Cerita yang sedang ditulis oleh Tuhan"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"577\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/mesaslandingpage_feature_IND-1024x577.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7302\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/mesaslandingpage_feature_IND-1024x577.jpg 1024w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/mesaslandingpage_feature_IND-300x169.jpg 300w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/mesaslandingpage_feature_IND-768x432.jpg 768w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/mesaslandingpage_feature_IND-1536x865.jpg 1536w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/mesaslandingpage_feature_IND.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Rapat-rapat terjemahan Alkitab menciptakan ruang kolaborasi di Amerika Latin, satu hubungan demi satu<\/h4>\n\n\n\n<p>Bogot\u00e1, Kolombia \u2014<\/p>\n\n\n\n<p>Musik mariachi yang meriah mengisi ruangan rapat. Lampu-lampu berkilauan. Bendera-bendera berwarna-warni tergantung di dinding. Meja-meja dihiasi dengan nama-nama negara yang cerah dan label nama. Saat orang-orang dari 15 negara menemukan tempat duduk mereka, mereka saling bertukar sapa hangat. Suasana penuh antusiasme mengisi ruangan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"849\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1-Smiles-on-Day-1.jpg\" alt=\"lkajfla\" class=\"wp-image-7437\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1-Smiles-on-Day-1.jpg 1000w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1-Smiles-on-Day-1-300x255.jpg 300w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1-Smiles-on-Day-1-768x652.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Senyum merekah di hari pertama Orientasi Kedua Fasilitator Mesa, yang diselenggarakan pada 5-7 Agustus di Bogot\u00e1, Kolombia. Foto: Javier Bogot\u00e1<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Acara: lokakarya pelatihan pada Agustus lalu untuk fasilitator <em>mesas<\/em> \u2014 forum nasional yang mempertemukan pemimpin organisasi, gereja, dan jaringan yang aktif dalam gerakan terjemahan Alkitab. Tujuannya: memperkuat persahabatan dan berbagi pengambilan keputusan, sumber daya, dan keahlian.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa peserta sudah terlibat dalam <em>mesas<\/em> di negara mereka. Beberapa pernah menghadiri pertemuan internasional serupa sebelumnya. Yang lain baru pertama kali ikut. Semua hadir untuk berdiskusi, belajar, dan bermimpi bersama \u2014 tidak hanya tentang meja bundar di negara masing-masing, tetapi juga kolaborasi melintasi batas negara. Nilai-nilai seperti persahabatan, kesatuan, dan dialog menjadi landasan untuk memperdalam kepercayaan dan kolaborasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya benar-benar, benar-benar percaya pada tujuan dan nilai, visi, dan misi konsep meja bundar ini,\u201d kata Gisella Greenfield, fasilitator meja bundar Kolombia dan Direktur Misi untuk Mission South America. \u201cDan bukti dari itu adalah cara ia berkembang. Maksud saya, jika sesuatu bukan dari Tuhan, maka ia akan mati. Jika sesuatu dari Tuhan, maka ia akan mekar, tumbuh, dan berbuah.\u201d<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/2-Mesa-values-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7443\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/2-Mesa-values-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/2-Mesa-values-300x225.jpeg 300w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/2-Mesa-values-768x576.jpeg 768w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/2-Mesa-values.jpeg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Tim periferal Mesa mewakili kesepuluh nilai budaya Mesa dalam sebuah sketsa. Foto: Gwen Davies<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\u2018Nilai-nilai yang tidak berubah\u2019<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>David Pickens, mantan Direktur Amerika Latin untuk SIL Global, kini menjadi Fasilitator Proyek Terjemahan dan konsultan pelatihan. Dia berbicara tentang bagaimana SIL sebelumnya mensponsori pertemuan tahunan mitra-mitra Amerika Latin-nya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni akan menjadi waktu yang sangat dinamis untuk integrasi dan dialog,\u201d katanya. \u201cKami ingin cara-cara yang lebih spesifik untuk bekerja sama. Tapi itu didasarkan pada inisiatif dan dana SIL.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Mesas melakukan hal serupa, tetapi melibatkan basis orang yang lebih luas. David diundang ke pertemuan pertama Colombia mesa bersama sekitar selusin orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya menjadi percaya begitu masuk ke ruangan itu,\u201d katanya. \u201cIni didasarkan pada nilai-nilai yang tidak berubah. Ini didasarkan pada identifikasi peran yang benar-benar membuat ini berkelanjutan dalam jangka panjang.\u201d<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"806\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/3-defining-collaboration-1024x806.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7449\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/3-defining-collaboration-1024x806.jpeg 1024w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/3-defining-collaboration-300x236.jpeg 300w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/3-defining-collaboration-768x604.jpeg 768w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/3-defining-collaboration.jpeg 1144w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Sebuah kelompok multinasional membagikan definisi mereka tentang kolaborasi. Foto: Gwen Davies<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Nilai-nilai tersebut \u2014 persahabatan, persatuan, dialog, kolaborasi, keragaman, rasa hormat, tanpa duplikasi, tanpa persaingan, kedermawanan, dan kepercayaan \u2014 mencerminkan visi keseluruhan yang tidak baru, tetapi sulit untuk dicapai.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJika kita melihat kembali 10 tahun yang lalu, kadang-kadang sulit membayangkan bahwa sebuah organisasi akan bekerja sama dengan organisasi lain,\u201d kata Sandra Misal, fasilitator Colombia Mesa dan Direktur Fundaci\u00f3n Para el Desarrollo de Pueblos Marginados (<a href=\"https:\/\/www.fdpm-co.org\/\">FDPM<\/a>). \u201cMereka menjaga hubungan yang baik, tetapi bekerja sama sulit dibayangkan. Semua orang sibuk dengan pekerjaan di organisasinya masing-masing.\u201d<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Core-Values-Illustrated-Infographic-IND.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7266\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Core-Values-Illustrated-Infographic-IND.jpg 1000w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Core-Values-Illustrated-Infographic-IND-300x200.jpg 300w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Core-Values-Illustrated-Infographic-IND-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\u2018Kolaborasi radikal\u2019<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>David Cardenas, Direktur Wilayah Amerika untuk Wycliffe Global Alliance, telah menjadi motor penggerak pertumbuhan mesas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u2018Iklim kerja di beberapa negara ditandai oleh ketegangan, perbedaan, persaingan, dan kurangnya kedermawanan dalam berbagi data,\u2019 katanya. Mesas, tambahnya, mulai mengubah iklim tersebut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"506\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/4-group-shot-.jpeg\" alt=\"lsdkfjlsdafj\" class=\"wp-image-7455\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/4-group-shot-.jpeg 900w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/4-group-shot--300x169.jpeg 300w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/4-group-shot--768x432.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Kelompok meja multinasional tersenyum untuk kamera. Luis Garabito (Guatemala), Darbell Stephanie Urrutia (Nicaragua), Timoteo Bachmann (Brasil), Juan Leal (Venezuela), Jorge Peliza (Ekuador), Mar\u00eda Elena Reynoso (Republik Dominika), Yesenia Ccaipani (Peru). Foto: Luis Garabito<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>\u2018 Lebih baik ketika kita duduk di meja untuk menjadi teman, berdiskusi, berbagi apa yang kita lakukan, mengidentifikasi kebutuhan bersama, dan memberikan pujian kepada Tuhan,\u2019 kata David. \u2018Ketika kita mempertimbangkan kedermawanan, ketika kita mempertimbangkan melayani bersama, saling menghormati, dialog, terutama memberikan ruang bagi suara-suara asli, mendengarkan pemimpin-pemimpin asli, dan kepemimpinan gereja tentang kebutuhan dan kekhawatiran mereka.\u2019<\/p>\n\n\n\n<p>Intinya, katanya, adalah \u2018kerja sama radikal\u2019.<\/p>\n\n\n\n<p>\u2018Hari ini, setiap negara memiliki pelayanan terjemahan Alkitab. Tidak hanya satu, tetapi banyak. Ada organisasi Aliansi yang berbeda, gereja-gereja asli, jaringan-jaringan asli. Pertanyaannya adalah, jika kita tidak memutuskan untuk berkolaborasi, kita akan bersaing. Kita akan berebut proyek. Kita akan memiliki informasi yang berulang. Jadi, yang terbaik adalah berada di meja dan mendiskusikan bersama rencana kita, mimpi kita.\u2019<\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan ini berbeda dari model historis di mana organisasi internasional menetapkan strategi. Kini, ada kesempatan bagi organisasi-organisasi tersebut untuk mendengarkan organisasi nasional dan lokal, dan mungkin yang paling penting, gereja.<\/p>\n\n\n\n<p>\u2018Ini adalah perubahan paradigma yang kita lihat di Amerika Latin,\u2019 kata David, \u2018bahwa terjemahan Alkitab dapat dilakukan dari suara-suara lokal, dalam kolaborasi, dalam persahabatan dengan semua orang. Ini juga merupakan perubahan paradigma dalam bentuk kepemimpinan. Karena banyak dari kita terbiasa memimpin tanpa kolaborasi. Tetapi berada di meja, saya merasa tertantang untuk memimpin dalam kolaborasi dengan orang lain. Itulah budaya kerajaan Allah. \u201c<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\u2018Lebih alami, lebih netral\u2019<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Mesas dimulai dengan semua orang duduk bersama di meja. Seringkali, konfigurasi meja benar-benar bulat\u2014menunjukkan bahwa tidak ada orang atau organisasi yang lebih unggul dari yang lain. Untuk membangun kepercayaan, prioritas utama adalah nilai-nilai persahabatan dan dialog.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"794\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/5-amor-y-paz-how-to-deal-with-conflict-1024x794.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7461\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/5-amor-y-paz-how-to-deal-with-conflict-1024x794.jpg 1024w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/5-amor-y-paz-how-to-deal-with-conflict-300x233.jpg 300w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/5-amor-y-paz-how-to-deal-with-conflict-768x596.jpg 768w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/5-amor-y-paz-how-to-deal-with-conflict.jpg 1160w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Berpartisipasi dalam workshop interaktif tentang cara menangani konflik di meja. Foto: Javier Bogot\u00e1<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cKami menemukan, mengeksplorasi, dan belajar alat, sumber daya, dan cara-cara kreatif untuk melakukannya, sehingga tidak akan \u2018menyinggung\u2019 saat kami mendekati orang-orang di lembaga-lembaga untuk berkumpul dan bekerja sama,\u201d kata Timoteo Bachmann, fasilitator mesa Brasil dan konsultan terjemahan untuk Miss\u00e3o Pioneiros da B\u00edblia (Pioneer Bible Translators). \u2018Ini akan lebih alami, lebih netral, dan tidak seolah-olah satu lembaga mencoba campur tangan dalam yang lain, tetapi sebagai saudara dan saudari dalam Kristus, untuk bekerja sama, melakukan hal-hal bersama secara lebih sengaja.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u2018Mesa mengundang kita untuk berkolaborasi\u2019, kata Sandra. \u2018Mesa mengajak kita untuk berpikir bahwa pekerjaan tidak dilakukan sendirian, bahwa pekerjaan dilakukan dalam komunitas, bahwa pekerjaan dilakukan dengan menghargai apa yang dilakukan orang lain, tetapi juga menerima dengan rendah hati bahwa saya tidak memiliki semuanya\u2026 Kita melepas seragam organisasi kita dan berkata, \u201cBaiklah, apa yang saya miliki yang dapat saya kontribusikan kepada Anda? Dan apa yang Anda miliki yang dapat Anda kontribusikan kepada saya yang mungkin saya tidak miliki?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u2018Dan sesuatu yang indah muncul dari itu.\u2019<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6-Bible-timeline-Carlos-Gomez-768x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7467\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6-Bible-timeline-Carlos-Gomez-768x1024.jpeg 768w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6-Bible-timeline-Carlos-Gomez-225x300.jpeg 225w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6-Bible-timeline-Carlos-Gomez.jpeg 900w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Carlos Gomez, PAAM, Panama, meninjau garis waktu sejarah terjemahan Alkitab yang telah ditambahkan oleh masing-masing organisasi peserta. Foto: Gwen Davies<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Setiap orang memiliki suara<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Di Kolombia, Gisella mengatakan, anggota baru yang bergabung dengan mesa Kolombia terkejut menemukan struktur organisasi yang \u2018datar\u2019, \u2018di mana semua suara didengar\u2019.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cItu tidak pernah terjadi di luar sana,\u201d katanya. \u201cBahkan di gereja pun tidak.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u2018Jika kamu tidak mendengarkan semua suara,\u2019 katanya, \u2018kamu akan kehilangan begitu banyak. Di masa lalu, aku adalah tipe orang yang dengan cepat memahami pertanyaan dan memberikan jawaban. Aku dulu seperti itu. Dan karena interaksi dengan masyarakat adat, aku menyadari bahwa mereka memiliki begitu banyak kebijaksanaan dan kepastian dalam memikirkan aspek-aspek tertentu yang aku abaikan. Jadi sekarang, saya hanya diam. Karena mereka butuh waktu. Kita cepat. Tapi mereka butuh waktu untuk merenung dan mempertimbangkan. Mereka lebih Asia. Dan ketika mereka berkata sesuatu, kamu seperti, <em>Wow, itu hebat<\/em>.\u2019<\/p>\n\n\n\n<p>Nilai ini berbicara tentang gerakan terjemahan Alkitab global secara keseluruhan, terutama tentang <a href=\"https:\/\/imweb24-wycliffe.net\/2024\/11\/02\/power-in-mission-a-preliminary-conversation\/\">kekuasaan dalam misi<\/a>: memastikan bahwa semua orang memiliki suara, dan mengakui bahwa semua orang memiliki sesuatu untuk dikontribusikan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/8-Gift-Rosaura-DR-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7480\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/8-Gift-Rosaura-DR-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/8-Gift-Rosaura-DR-300x225.jpeg 300w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/8-Gift-Rosaura-DR-768x576.jpeg 768w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/8-Gift-Rosaura-DR.jpeg 1067w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Rosaura Marte, Republik Dominika, menambahkan hadiah ke meja dari meja makan negaranya. Foto: Gwen Davies<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Abdiel Lopez, Direktur Regional Faith Comes By Hearing untuk Amerika Latin Utara, mengingat sesi di orientasi pertama ketika peserta ditanya, \u2018Apa kontribusi yang dapat Anda bawa ke meja sebagai organisasi?\u2019 Bersama-sama mereka membahas hubungan, perangkat, program, dan pelatihan, sebagai kontribusi yang dapat diberikan dan diterima.<\/p>\n\n\n\n<p>\u2018Tidak ada bos, tidak ada yang memegang kendali atas segalanya,\u2019 kata Abdiel. \u201cIni adalah sinergi yang terjadi di antara kita semua untuk melakukannya. Hari ini, saat kita membahas \u2018mendorong\u2019 dengan meja Guatemala, kita menyimpulkan: Baiklah, tidak ada katalisator. Itu terjadi ketika ketiga fasilitator kita berkumpul. Itu terjadi ketika kita bersama-sama, hal-hal menjadi mungkin. Jadi, itulah yang terjadi. Bukan bos yang muncul, tetapi ketika kita berkumpul dan berbicara, ide-ide seperti ini muncul.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Dia menunjuk ke lembaran kertas besar yang ditempel di dinding ruang pertemuan Kolombia, di mana para peserta telah menulis ide-ide untuk dibagikan dengan kelompok.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya belum melihatnya. Tapi ada tulisan saya. Ada beberapa ide saya. Jadi suara saya didengar, diperhatikan, dan dipertimbangkan. \u2026 Fakta bahwa tulisan saya ada di poster, itu sudah membuat Anda merasa menjadi bagian dari [dialog]. Saya ada di sana, saya berpartisipasi, dan saya menjadi bagian dari sesuatu yang besar. Bukan organisasi, sesuatu yang besar. Kita berpartisipasi dalam misi Tuhan.\u2019<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022\u2022\u2022<\/p>\n\n\n\n<p><em>Cerita: Wycliffe Global Alliance. Gwen Davies di Bogot\u00e1, Kolombia; Jim Killam di AS.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rapat-rapat terjemahan Alkitab menciptakan ruang kolaborasi di Amerika Latin, satu hubungan demi satu<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":7437,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"give_campaign_id":0,"_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"footnotes":""},"categories":[222,223],"tags":[225,652],"class_list":["post-7346","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news-id","category-the-latest-id","tag-bible-translation-id","tag-mesas-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7346","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7346"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7346\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7703,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7346\/revisions\/7703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7437"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7346"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7346"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7346"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}