{"id":2980,"date":"2025-07-27T03:58:00","date_gmt":"2025-07-27T01:58:00","guid":{"rendered":"http:\/\/wycliffe.net\/?p=2980"},"modified":"2025-09-09T06:28:55","modified_gmt":"2025-09-09T04:28:55","slug":"impian-seorang-ayah-misi-seorang-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/2025\/07\/27\/impian-seorang-ayah-misi-seorang-anak\/","title":{"rendered":"Impian seorang ayah, misi seorang anak"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cameroon1-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1961\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cameroon1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cameroon1-300x169.jpg 300w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cameroon1-768x432.jpg 768w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cameroon1-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cameroon1.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Pemimpin gereja menyerahkan salinan Alkitab Mankon kepada penguasa tradisional baru, HRM Fru-Asah Angwafor IV, setelah doa pengudusan.<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Yaound\u00e9, Kamerun \u2014 Hampir 10 tahun setelah Fon Angwafor III, penguasa tradisional Mankon yang telah wafat, mengeluarkan seruan penuh gairah untuk Alkitab dalam bahasa hati rakyatnya, impiannya telah menjadi kenyataan. Pada 30 Agustus 2024, ribuan orang berkumpul di wilayah barat laut Kamerun untuk upacara penahbisan Alkitab Mankon yang bersejarah\u2014membawa harapan baru bagi lebih dari 40.000 penutur bahasa Mankon.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun Angwafor meninggal sebelum Alkitab Baru selesai diterjemahkan, putranya dan penguasa tradisional saat ini, HRM Fru-Asah Angwafor IV, mengambil keputusan penting untuk memotong perjalanannya ke Amerika Serikat agar dapat kembali ke kampung halamannya dan menerima Kitab Suci atas nama ayahnya yang telah meninggal dan rakyat Mankon.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya mengundang Anda ke sini untuk urusan yang sangat penting,\u201d kata Fon Angwafor III kepada para pemimpin gereja pada tahun 2014. \u201cKetika pendiri gereja-gereja Anda datang dan meminta tanah untuk mendirikan gereja-gereja tersebut, kami dengan ikhlas memberikan tanah kepada mereka. Kepada Anda, para pemimpin gereja saat ini, satu-satunya hal yang saya minta adalah bekerja sama dengan CABTAL dan memberikan Alkitab dalam bahasa Mankon.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Permintaannya memicu kolaborasi antara gereja-gereja di wilayah Mankon dan Asosiasi Kamerun untuk Terjemahan Alkitab dan Literasi (CABTAL), yang menghasilkan sepuluh tahun kerja linguistik, upaya literasi, dan terjemahan\u2014berpuncak pada upacara peresmian pada tahun 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama acara, HRM Fru-Asah Angwafor IV memegang Alkitab yang baru dicetak dan berbicara kepada rakyatnya dan para pemimpin gereja.<\/p>\n\n\n\n<p>\u2018Ambil Alkitab ini dan gunakan untuk pemberitaan Injil yang benar,\u2019 katanya. \u2018Di semua gereja di Mankon, pastikan teksnya dibacakan dalam bahasa Mankon agar rakyatku dapat memahami Firman Allah dengan lebih baik.\u2019<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"http:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cameroon2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1955\" srcset=\"https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cameroon2.jpg 800w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cameroon2-300x200.jpg 300w, https:\/\/wycliffe.net\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/cameroon2-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Wanita-wanita Mankon ikut serta dalam upacara tersebut.<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Seruan Fon tersebut tidak hanya mencerminkan keinginan akan Kitab Suci, tetapi juga menyentuh hati rakyat yang merindukan koneksi dengan Tuhan dalam bahasa mereka sendiri. Bagi penutur Mankon, Alkitab mewakili identitas, martabat, dan rasa memiliki. Bahkan selama krisis mematikan yang melanda wilayah tersebut pada tahun 2017, komunitas Mankon tetap menggalakkan kelas literasi online, memastikan cahaya pemahaman dan harapan tidak pernah padam. Kini, dengan Alkitab dalam bahasa mereka, perjalanan iman mereka berlanjut dengan makna yang lebih dalam dan kekuatan yang diperbarui.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada hari peresmian Perjanjian Baru, kegembiraan dan kerinduan akan Firman Allah terlihat jelas di kalangan masyarakat Mankon. 1.000 salinan cetak terjual habis, mencerminkan kerinduan mendalam untuk berinteraksi dengan Kitab Suci dalam bahasa mereka sendiri. Anggota komunitas segera menyampaikan permintaan bersama: agar pekerjaan menerjemahkan Perjanjian Lama segera dimulai.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemimpin gereja yang hadir dalam acara tersebut berjanji untuk mengintegrasikan Kitab Suci Mankon ke dalam ibadah, mengakui nilai mendengarkan Firman Tuhan dalam bahasa hati.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBahasa Mankon berbicara kepada jiwa dengan cara yang tidak pernah bisa dilakukan oleh bahasa Inggris,\u201d kata Pendeta Andrew Ndeh, seorang pendeta lokal.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Cerita dan foto: Isaac Forchie, CABTAL<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika seorang raja Kamerun yang dihormati mengajukan permohonan tulus agar Alkitab diterjemahkan ke dalam bahasa asli Mankon, ia memicu gerakan yang akan terus berlanjut setelah ia tiada.<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":1961,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"give_campaign_id":0,"_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"footnotes":""},"categories":[222,223],"tags":[225,298,297,296],"class_list":["post-2980","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news-id","category-the-latest-id","tag-bible-translation-id","tag-cabtal-4","tag-cameroon-4","tag-new-testament-4"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2980","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2980"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2980\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2981,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2980\/revisions\/2981"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2980"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2980"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wycliffe.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2980"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}